Home Terbaru Maraknya Mafia Tanah menjadi Perhatian Khusus Presiden

Maraknya Mafia Tanah menjadi Perhatian Khusus Presiden

Video Klikvideo Terbaru Live April 15, 2023 4:31 am

Tabloidseleberita- Maraknya mafia tanah yg menggurita di Indonesia, menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo. Presiden menginstruksikan Kapolri untuk berantas para mafia tanah.

Hal yg sama serta ditekankan pada Satgas Mafia Tanah bidang Intelijen yg terdapat di BPN. Melalui Kementerian Hadi Tjahjanto yg dinilai memiliki ketegasan. Ketegasan itu diperlukan karena modus mafia tanah telah sangat meresahkan dan juga serta menjadi PR utama di negara ini. mesti terdapat keberanian untuk.menyikat habis siapa pun yg bermain di dalamnya.

Setidaknya hal itu dapat dilihat berasal dari kasus sengketa tanah pusat perbelanjaan ternama Indogrosir, yg beralamat Jl. Perintis Kemerdekaan No.Km. 18 No.84, Pai, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Surat-suratnya dinyatakan palsu karena sumbernya berasal dari Sertifikat HM No.490/1984 Bulurokeng yg dibatalkan dan juga serta berasal dari Rincik Palsu berdasarkan No.Lab 25/DTF/2001. menjadi intinya,  sertifikat tanah yg digunakan dari Indogrosir ialah surat palsu.

Baca Juga :  6 Fakta Gurita Bisnis Anthony Salim dan Gita Wirjawan

Tanah yg di beli dari pihak Indogrosir Tahun 2014 silam itu diduga memakai surat surat palsu yg ditandai dengan adanya pembatalan sertifikat berasal dari Polrestabes Makassar. Berdasarkan hasil Labfor No: Lab.25/DTF/2001.dan juga telah dibatalkan dari putusan pengadilan Negeri ujung pandang No : 86/PDT/G/97/PN.UP.

Maka berasal dari itu pakar waris atas nama Tjoddo (Abd Jalali Dg Nai) kembali menuntut hak melalui Lembaga Aliansi Indonesia, Badan Penelitian Aset Negara supaya tanahnya dikembalikan yg saat ini dikuasai pihak Indogrosir.

Kuasa Hukum Tjodfo, Dr Andi Baharuddin SH menjelaskan,” Ini sertifikat Indogrosir sekarang bersumber berasal dari sertifikat yg telah di batalkan atau di matikan hendak tetapi mereka pakai lagi menerbitkan sertifikat Hak Milik No.25952 a/n: Annie Gretha Warow, per tanggal 21 Agustus 2014, lalu menerbitkan lagi sertifikat HGB No.21970 a/n:M.Idrus Mattoreang, per tanggal 13 April 2015 lalu dopakai lagi menerbitkan sertifikat HGB No.21970 a/n:54 pakar waris yg dialihkan ke PT.INTI CAKRAWALA CITRA (INDOGROSIR).

Baca Juga :  Film - Rio Dewanto Bicara Karakter Bernama Angkasa dalam Film 'Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang'

“pakar Waris M.Idrus Mattoreang membuat Sertigikat diatas tanah milik pakar waris Tjoddo (Abd Jalali Dg Nai) di KM 18 menggunakan alas hak SHM No. 490 yg melawan hukum karena tidak terdapat hubungan hukumnya dengan pakar Waris M. Idrus Mattoreang.

“SHM No.490 letaknya di KM 20 dan juga serta telah dibatalkan dari Putusan Mahkamah Agung yg dikuatkan SK Kanwil Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan Nomor : 04/Pbt/PBN-73/2015, ” jelas tim kuasa Hukum Tjoddo Dr Andi Baharuddin SH.

Lahirnya Sertifikat HGB No.21970 a/n.pakar Waris Idrus Mattoreang dengan menggunakan alas Hak No. 490 itu ialah Sertipikat Palsu, karena pakar Waris M.Idrus Mattoreang tidak terdapat hubungannya dengan SHM No.490, berarti penerbitan SHGB No.21970 telah pasti di melanggar Pasal 263.

Baca Juga :  Jama KKN Sumsel Meminta DPRD Segera Panggil PT Petralog Terkait Penyertaan Modal Ke PT. Penajam

Kuasa hukum menjelaskan, SHGB No.21970 mesti disita demi hukum dan juga serta siapa pun yg terlibat di dalam menerbitkan SHGB No.21970, bagus menyuruh menempatkan keterangan palsu, atau menggunakan SHGB No. 21970 yg palsu (memuat keterangan palsu) mesti dihukum sesuai dengan hukum yg berlaku di Republik Indonesia.

Selanjutnya, “Kami berharap supaya kasus hukum ini berdiri pada titik yg sebenar benarnya tidak berbicara siapa yg memiliki power (kekuatan) memliki hak, tetapi dasar memiliki hak seseorang dengan fakta Yuridis, ” pungkasnya.

Sayangnya saat di konfirmasi, pihak Indogrosir tidak merespon Whatsapp  maupun IG yg dikirimkan swarabhayangkara.

Ism

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video selengkapnya :