Home Terbaru Walhi Bali Gagal Paham, Tuding PT DEB Sebar Informasi Palsu

Walhi Bali Gagal Paham, Tuding PT DEB Sebar Informasi Palsu

Video Klikvideo Terbaru Live January 26, 2023 4:34 am

Denpasar, beritaterkini.co.id – di dalam sidang adjudikasi Komisi info Publik (KIP) Bali Nomor Registrasi: 011/XI/REG-PSI.055/KI.Bali/2022, dengan agenda Pemeriksaan Awal Lanjutan dimana, Pemohon yaitu Walhi Bali dikuasakan I Wayan Sumiarta, I Made Juli Untung Pratama, I Made Krisna Dinata, I Kadek Ari Pebriarta, AA Gede Surya Jelantik, Agung Surya Sentana, dan juga serta I Wayan Sathya Tirtayasa. Sedangkan Termohon PT Dewata Energi Bersih (DEB) dikuasakan pada Hendri Jayadi, Rolan Parasian, Fitria Mayangsari, Esra Agatha Hutagaol, para Advokat pada Henri Jayadi Pandiangan & Patners Law Office.

di dalam sidang di KIP Bali, pada Hari Kamis (19/1/2023) tersebut terungkap fakta tujuan kehadiran tempat penampungan atau Terminal Khusus (Tersus) LNG di Bali. Hal tersebut dibeberkan langsung dari Kuasa Hukum PT DEB, Dr. Hendri Jayadi Pandiangan, SH., MH., mengatakan diawali dengan berdirinya PT DEB berdasarkan surat berasal dari Pemprov Bali berkaitan dengan membuat energi bersih di Bali untuk ketenagalistrikan. Hal ini bertujuan, supaya Bali mesti memiliki listrik yg independen tidak tergantung lagi berasal dari Pulau Jawa yg rawan terjadi pemadaman bergilir.

Lebih di dalam lagi Hendri membeberkan, dengan tekad Pemprov Bali ingin menjadikan Bali memiliki energi listrik yg mandiri serta ramah lingkungan, maka ditunjuklah Perusda Bali yg kini menjadi Perumda Bali untuk menggaet partner. Tetapi karena Pemprov Bali tidak boleh melakukan bisnis, maka menunjuklah badan usahanya yaitu Perumda Bali untuk melakukan kajian dan juga serta mencari partner untuk membangun infrastruktur Terus LNG. Pasalnya, Perumda Bali tidak mempunyai pengalaman dan juga serta SDM yg mumpuni untuk membangun insfrastruktur Tersus LNG.

Baca Juga :  5 Fakta Beli Pertalite dan Solar Subsidi Wajib Pakai QR Code

Karena itulah, Perumda Bali segera mencari partner bisnis yg berpengalaman dan juga serta membidangi hal tersebut, sehingga terjalinlah kerjasama dengan dengan PT Padma Energi yg notabane perusahaan yg bergerak di bidang energi, serta berpengalaman di dalam membangun power plan LNG. Karena itulah, apa yg dituduhkan Walhi Bali yg mengklaim PT DEB menyebarkan info palsu atau hoax perihal kepemilikan saham yg disoroti dari Kuasa Hukum Walhi Bali, I Wayan Adi Sumiarta tidak benar alias gagal paham. Apalagi telah menuduh keterangan Humas PT DEB Ida Bagus Ketut Purbanegara berbanding terbalik dengan surat kuasa hukum PT DEB Hendri J Pandiangan Partners pada tanggal 8 Desember 2022 ke KIP Provinsi Bali.

“Dengan adanya kerjasama antara Perumda Bali dengan Padma Energi maka dibuatlah join adventure company, bukan sebagaimana anak perusahaan. Karena apabila anak perusahaan negara diwajibkan menyetor 70 persen, sementara negara terkait hal ini (rencana pembangunan terminal LNG di Bali, red) negara tidak melakukan setoran apapun. Di mana di dalam join adventure company tersebut komposisinya Padma Energi 80 persen dan juga serta 20 persen Perumda Bali dengan tujuan membangun terminal LNG,” bebernya.

Baca Juga :  Diskon - Aritmetika Sosial Menentukan Diskon, Bruto, Neto, dan Tara || Matematika Kelas 7

Ditegaskan Hendri, saat bisnis plan mulai dikerjakan untuk membangun LNG, maka PT DEB serta tidak sendirian. PT DEB serta telah bekerja sama dengan anak perusahaan PLN untuk pengembangan atau pembuatan Tersus LNG di Sidakarya. Bahkan Hendri mengakui PT DEB sendiri telah melakukan sosialisasi desa adat setempat. Dikatakan berasal dari 5 desa adat yg ada, telah 4 desa adat yg setuju untuk pembangunan Tersus LNG. “Saya klarifikasi untuk Walhi Bali, yg kami bangun di sana tidak seperti yg digambarkan dari publik, hendak membangun Terminal LNG dan juga serta merusak mangrove. Lalu hendak membuat storage stand di sana dan juga serta hendak mengganggu di sana. Hal tersebut tidak benar,” tegasnya.

Ia menyampaikan sampai sekarang terus melakukan sosialisasi, bahkan di tingkat Kejaksaan Tinggi pun serta melakukan sosialisasi berkaitan dengan pembangunan Terminal LNG di Sidakarya. menjadi terminal LNG tersebuut nantinya tidak hendak merusak mangrove, karena dibangun dengan menggunakan teknologi canggih melalui dasar laut terdalam dan juga serta dijamin tidak hendak merusak terumbu karang yg ada. Prosesnya pemindahan LNG pun dilakukan di tengah laut,” jelas Hendri Jayadi, sambil menambahkan semua kegiatan PT DEB apabila dikaji secara yuridis undang-undang merupakan project strategis yg tidak dapat dielakan, karena kebutuhan energi listrik di Bali yg menginginkan ramah lingkungan.

Di sisi yg lain, diketahui Walhi Bali menuduh PT DEB telah menyebarkan info palsu atau hoax perihal kepemilikan saham. Kuasa Hukum Walhi Bali I Wayan Adi Sumiarta menyoroti keterangan Humas PT DEB, Ida Bagus Ketut Purbanegara, yg berbanding terbalik dengan surat kuasa hukum PT DEB Hendri J Pandiangan Partners pada tanggal 8 Desember 2022 ke Komisi info Provinsi Bali. “(Dikatakan dari humas) pembentukan PT DEB berasal dari PLN 51 persen dan juga serta BUMD atau Perusda 49 persen. Padahal pembentukan berasal dari kuasa hukum PT DEB di akta pendirian disebut saham Perusda 20 persen dan juga serta PT Padma Energi Indonesia 80 persen. Keterangan yg disampaikan kuasa hukum PT DEB dengan humas PT DEB terkait dengan komposisi pemegang saham sangat berbeda,” ucap Sumiarta di Denpasar, Hari Senin (24/1/2023).

Baca Juga :  Memakan Korban Jiwa Usai Bentrok, Ini Profil PT GNI

di dalam keterangan Humas PT DEB, lanjut Sumiarta, PT DEB disebut sebagaimana perwakilan berasal dari pemerintah. Namun fakta sesungguhnya, PT DEB merupakan perusahaan dan juga serta bukan perwakilan pemerintah. PT DEB didirikan dari Perusahaan Swasta PT Padma Energi Indonesia dan juga serta Perumda Bali. “(Perkataan) humas itu hoax dengan meyakinkan masyarakat ini proyek pemerintah untuk menjamin pasokan listrik di Bali dan juga serta menjamin kesejahteraan masyarakat Bali. Padahal apabila swasta pemegang saham terbesar artinya mereka dapat mengambil keputusan apapun,” jelasnya. 021/002

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video selengkapnya :